<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog Tentang Balita</title>
	<atom:link href="http://balitaanda.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balitaanda.wordpress.com</link>
	<description>www.balita.jawakids.com/wordpress/</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Dec 2009 07:44:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='balitaanda.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/7e3ee749c9c07d93688b0aeabbab5305?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Blog Tentang Balita</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://balitaanda.wordpress.com/osd.xml" title="Blog Tentang Balita" />
	<atom:link rel='hub' href='http://balitaanda.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Melatih Balita Mandiri</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/12/01/melatih-balita-mandiri/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/12/01/melatih-balita-mandiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 07:44:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Balita Mandiri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Id Sikap mandiri sudah dapat dibiasakan sejak anak masih kecil. Mulai dari memakai pakaian sendiri, menalikan sepatu atau bermacam pekerjaan-pekerjaan kecil sehari-hari lainnya. Kedengarannya mudah, namun dalam prakteknya pembiasaan ini seringkali banyak hambatannya. Tidak jarang orang tua merasa tidak tega atau justru tidak sabar melihat si kecil yang berusaha menalikan sepatunya selama beberapa menit, namun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=51&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--close leftheading--> <!--do not delete this closing bracket is needed to close the open div class = thepostcontent--></p>
<div id="attachment_14"><img src="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/06/zahra022-300x225.jpg" alt="Id" width="377" height="283" /></div>
<div style="text-align:justify;">I<span style="color:#003300;">d</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Sikap mandiri sudah dapat dibiasakan sejak anak masih kecil. Mulai dari memakai pakaian sendiri, menalikan sepatu atau bermacam pekerjaan-pekerjaan kecil sehari-hari lainnya. Kedengarannya mudah, namun dalam prakteknya pembiasaan ini seringkali banyak hambatannya. Tidak jarang orang tua merasa tidak tega atau justru tidak sabar melihat si kecil yang berusaha menalikan sepatunya selama beberapa menit, namun belum juga memperlihatkan hasilnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Memang masalah yang dihadapi anak sehari-hari dapat dengan mudah diatasi dengan adanya campur tangan orang tua. Namun cara ini tentunya tidak akan membantu anak untuk menjadi mandiri. Ia akan terbiasa tergantung kepada orang tua apabila menghadapi persoalan atau hal-hal yang kecil sekalipun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan orang tua untuk melatih dan membiasakan balita menjadi mandiri :</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">1. Beri Kesempatan Memilih</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Beri kesempatan si kecil membuat keputusan sendiri dalam lingkup kecil sejak dini agar kelak ia terbiasa menentukan serta memutuskan sendiri hal-hal dalam kehidupannya. Misalnya, sebelum menentukan menu di hari itu, ibu bisa memberi beberapa alternative masakan yang dapat dipilih anak untuk makan siangnya. Demikian pula dalam memilih pakaian yang akan dipakai untuk pergi jalan-jalan atau ke pesta ulang tahun temannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">2. Hargailah Usahanya</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Hargai sekecil apapun usaha yang diperlihatkan anak untuk mengatasi sendiri kesulitan yang ia hadapi. Misalnya, si kecil membutuhkan waktu lama untuk membuka sendiri bungkus snacknya. Sebaiknya orang tua memberi kesempatan padanya untuk mencoba dan tidak langsung turun tangan untuk membantu membukakannya. Jelaskan juga padanya bahwa untuk membukanya akan lebih mudah kalau menggunakan gunting. Kesempatan yang Anda berikan ini akan dirasakan anak sebagai penghargaan atas usahanya, sehingga akan mendorongnya untuk melakukan sendiri hal-hal lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/01/12/2009/melatih-balita-mandiri/"><em>Continue reading…</em></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=51&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/12/01/melatih-balita-mandiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/06/zahra022-300x225.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Id</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Rumah Aman bagi Si Kecil</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/19/ciptakan-rumah-aman-bagi-si-kecil/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/19/ciptakan-rumah-aman-bagi-si-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 02:52:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Aman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Bayi Sehat Membutuhkan banyak kesabaran untuk merawat dan mengasuh anak kecil, berusia batita hingga balita, apalagi yang aktif. Bawaan alami anak-anak ialah selalu ingin tahu. Bayi kerap memasukan benda-benda ke dalam mulut untuk mengetes, apakah itu enak dimakan atau tudak. Bahkan, anak-anak usia bawah tiga tahun bisa jadi memasukkan barang-barang ke hidung, atau telinga. Setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=48&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_41"><img src="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/09/Zahra051-225x300.jpg" alt="Bayi Sehat" width="339" height="452" /></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Bayi Sehat </span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Membutuhkan banyak kesabaran untuk merawat dan mengasuh anak kecil, berusia batita hingga balita, apalagi yang aktif. Bawaan alami anak-anak ialah selalu ingin tahu. Bayi kerap memasukan benda-benda ke dalam mulut untuk mengetes, apakah itu enak dimakan atau tudak.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Bahkan, anak-anak usia bawah tiga tahun bisa jadi memasukkan barang-barang ke hidung, atau telinga. Setiap orang di dalam keluarga, bukan hanya orang tua kandung, meski paham aturan keamanan bagi si bocah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Setiap rumah dengan seorang bayi atau anak kecil harus memiliki lingkungan aman bagi mereka. Itu berarti, semua benda-benda dan hal berbahaya harus dijauhkan dari jangkauan anak. Berikut ada beberapa tips yang layak diingat oleh orang dewasa.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#003300;">¥ Anak jangan ditinggal dalam mobil atau rumah sendirian hingga mereka cukup tua untuk menjaga diri sendiri bila ada situasi gawat. Bayi dan anak-anak kecil harus diawasi di setiap saat. Bahkan bayi usia satu tahun tahu bagaimana menggulingkan tubuh di atas meja. Anda bayangkan, itu hanya membutuhkan beberapa detik sebelum terjadi musibah!</span></li>
<li><span style="color:#003300;">¥ Jaga obat-obatan dan bahan beracun jauh dari jangkauan anak kecil jika perlu simpan dalam tempat terkunci. Anda bisa memperoleh stiker khusus dari toko bahan kimia untuk menandai botol-botol obat dan racun. Dengan itu, anda bisa mengajari anak mengenali foto dan simbol bahwa isi di dalam botol adalah buruk untuk dimakan atau diminum. Jangan lupa pula, segera bersihkan cairan, cat, bubuk dan bahan kimia yang tercecer atau tersimpan dalam tempat makanan lama.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/19/11/2009/ciptakan-rumah-aman-bagi-si-kecil/"><em>Continue reading…</em></a></span>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=48&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/19/ciptakan-rumah-aman-bagi-si-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/09/Zahra051-225x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bayi Sehat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panduan Langkah Demi Langkah Memandikan Bayi</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/16/panduan-langkah-demi-langkah-memandikan-bayi/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/16/panduan-langkah-demi-langkah-memandikan-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 11:19:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Memandikan Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Setelah perlengkapan bayi sudah disiapkan, tibalah saatnya melakukan ‘pemanasan’ pada bayi. Pemanasan tersebut adalah membersihkan bagian tertentu badan bayi, yang perlu perhatian khusus. Secara umum biasanya yang perlu dibersihkan lebih dulu sebelum mulai memandikan bayi adalah mulut, mata, telingan dan alat kelaminnya. Usai pemanasan, lakukan langkah-langkah berikut: Taruh bayi di atas perlak. Lepaskan kasa pembungkus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=46&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><!--close leftheading--> <!--do not delete this closing bracket is needed to close the open div class = thepostcontent--><span style="color:#003300;">Setelah perlengkapan bayi sudah disiapkan, tibalah saatnya melakukan ‘pemanasan’ pada bayi. Pemanasan tersebut adalah membersihkan bagian tertentu badan bayi, yang perlu perhatian khusus. Secara umum biasanya yang perlu dibersihkan lebih dulu sebelum mulai memandikan bayi adalah mulut, mata, telingan dan alat kelaminnya. Usai pemanasan, lakukan langkah-langkah berikut:</span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#003300;">Taruh bayi di atas perlak. Lepaskan kasa pembungkus pangkal talit pusat bila tali pusatnya belum puput.</span></li>
<li><span style="color:#003300;">Tutupi tubuh bayi (bisa digunakan kain bedong atau handuk kecil yang lembut) agar tak kedinginan karena Anda akan mengeramasi kepalanya lebih dulu sebelum membasuh tubuhnya dengan air dan menyabuninya.</span></li>
<li><span style="color:#003300;">Pegang bagian punggung dan leher bayi dengan telapak tangan kiri sementara ibu jari dan telunjuk menutup telinga kanan dan kiri si bayi agar tak kemasukan air.</span></li>
<li><span style="color:#003300;">Dengan tangan kanan, basuh kepalanya pakai air dari baskom pertama. Tuang sedikit sampo ke rambutnya, lalu keramasi dengan lembut. Hati-hati terhadap ubun-ubunnya yang masih sangat lembut. Juga jaga jangan sampai sampo mengenai mata bayi.</span></li>
<li><span style="color:#003300;">Ambil waslap pertama, celupkan ke dalam air di baskom pertama, lalu bilas kepalanya dengan lembut.</span></li>
<li><span style="color:#003300;">Selanjutnya buka penutup tubuh bayi, basuh tubuhnya dengan air dari baskom kedua. Sabuni bagian depan tubuhnya. Tak apa-apa bila tali pusatnya yang belum puput terkena air atau sabun.</span></li>
<li><span style="color:#003300;">Perlahan-lahan lepaskan telapak tangan Anda dari leher si bayi..</span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/16/11/2009/panduan-langkah-demi-langkah-memandikan-bayi/"><em>Continue reading&#8230;</em></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=46&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/16/panduan-langkah-demi-langkah-memandikan-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Merangsang Anak Cerdas</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/03/cara-merangsang-anak-cerdas/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/03/cara-merangsang-anak-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 23:53:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Cerdas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Written by Zahra&#8217; Aulia in section: Balita, Info, Tips Oleh Nurul Ulfah Membentuk anak cerdas bisa dibilang susah-susah gampang, butuh pengorbanan dan kerja keras orang tua. Stimulasi anak sejak dini akan sangat membantu proses tumbuh kembangnya, terutama proses belajarnya kelak di sekolah. Stimulasi apa saja yang bisa membentuk anak cerdas? Socrates mengatakan bahwa kesuksesan seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=43&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Written by Zahra&#8217; Aulia in section: <a title="View all posts in Balita" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/balita/">Balita</a>,  <a title="View all posts in Info" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/info/">Info</a>,  <a title="View all posts in Tips" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/tips/">Tips</a><br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><em>Oleh Nurul Ulfah</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Membentuk anak cerdas bisa dibilang susah-susah gampang, butuh pengorbanan dan kerja keras orang tua. Stimulasi anak sejak dini akan sangat membantu proses tumbuh kembangnya, terutama proses belajarnya kelak di sekolah. Stimulasi apa saja yang bisa membentuk anak cerdas?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Socrates mengatakan bahwa kesuksesan seseorang dipengaruhi oleh 1 persen kecerdasan dan 99 persen kerja keras. Ketika dilahirkan, setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, tergantung dari faktor genetiknya. Namun seiring pertumbuhannya, faktor nutrisi dan lingkungan akan lebih mendominasi ketimbang faktor genetik. Kuncinya adalah stimulasi atau rangsangan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">“Kecerdasan itu butuh rangsangan, dan ketika masih anak-anak rangsangan yang paling baik untuk kecerdasannya adalah melalui bermain dan perhatian,” ujar Dr. dr. Tjhin Wiguna, SpKJ dalam seminar ‘Bagaimana Membentuk Seorang Anak yang Sehat, Cerdas dan Berkualitas’ yang digelar di Gedung IASTH FKUI. Tjhin mengatakan bahwa kecerdasan seseorang bisa dilihat dari banyaknya cabang-cabang dendrit yang terhubung antar sel-sel otak. Sedangkan jika dilihat dari struktur otak luar, maka semakin banyak lekuk-lekuk pada otak, semakin cerdas seorang anak.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/04/11/2009/cara-merangsang-anak-cerdas/"><strong><span style="color:#003300;"><em>Selengkapnya &gt;&gt;</em></span></strong></a></p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border:1px solid #000000;display:none;opacity:0.9;position:absolute;width:auto;z-index:99999;margin:0;padding:0;">
<table style="border:0 none;border-collapse:separate;width:auto;margin:0;padding:0;">
<tbody>
<tr>
<td style="border:0 none;font-family:Tahoma;font-size:11px;font-weight:bold;margin:1px;padding:0;">
<div style="overflow:auto;width:auto;margin:0;padding:0;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border:1px solid gray;border-collapse:separate;margin:0;">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> PR: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Google pagerank" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> I: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Google index" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> L: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Google links" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> LD: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Yahoo linkdomain" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://www.bing.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> I: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Bing index" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Sitemap.xml" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> Rank: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="SEMRush Rank" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> Traffic: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="SEMRush SE Traffic" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://www.semrush.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> Price: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="SEMRush SE Traffic price" href="{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border:1px solid gray;background:#f0f0f0 none repeat scroll 0 0;color:darkgreen;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;white-space:nowrap;padding:2px;"><img style="vertical-align:middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="" width="12px" height="12px" /> C: <a style="color:blue;font-family:Tahoma;font-size:7pt;font-weight:bold;text-decoration:underline;" title="Compete Rank" href="{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td style="border:0 none;cursor:pointer;vertical-align:middle;width:auto;margin:0;padding:1px;"><img src="//seoquake/content/skin/close.gif" alt="" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=43&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/11/03/cara-merangsang-anak-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.google.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.google.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.bing.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.semrush.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.semrush.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.semrush.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="//seoquake/content/skin/close.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pukulan Fisik Picu Penurunan IQ Anak</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/10/18/pukulan-fisik-picu-penurunan-iq-anak/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/10/18/pukulan-fisik-picu-penurunan-iq-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 03:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[IQ Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[By Zahra&#8217; Aulia in section: Balita, Info Pukul anak sebagai medium penyadaran ternyata tidak hanya berdampak buruk terhadap psikologis tetapi juga tingkat kecerdasan. Penelitian yang dilakukan Universitas New Hampshire, AS melaporkan, sebagian besar dari anak yang kerap dipukul orang tua memiliki tingkat intelegensia (IQ) yang rendah. Lebih dari itu, penelitian juga mencatat hasil lain mengejutkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=40&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><em><span style="color:#003300;">By Zahra&#8217; Aulia in section: <a title="View all posts in Balita" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/balita/">Balita</a>,  <a title="View all posts in Info" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/info/">Info</a></span></em></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Pukul anak sebagai medium penyadaran ternyata tidak hanya berdampak buruk terhadap psikologis tetapi juga tingkat kecerdasan. Penelitian yang dilakukan Universitas New Hampshire, AS melaporkan, sebagian besar dari anak yang kerap dipukul orang tua memiliki tingkat intelegensia (IQ) yang rendah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Lebih dari itu, penelitian juga mencatat hasil lain mengejutkan dimana anak yang mengalami perlakuan keras akan mengalami kesulitan untuk mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">“Semua orang tua pasti ingin anak mereka pintar. Penelitian ini menunjukan bagaimana efek negatif dari perlakukan keras orang tua dan koreksi kesalahan perlakuan dilain pihak guna mencegah hal itu terjadi,” tukas salah satu peneliti. Murrat Strauss dari Universitas New Hampsphire, AS seperti yang dikutip <em>Yahoonews</em>, pekan lalu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Penelitian menggunakan metodologi yang menghubungkan antara perlakuan keras dan intelegensia. Metodologi ini mengaitkan sejumlah hubungan lain semisal status ekonomi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">“Anda mungkin akan mengatakan buktikan, tapi saya pikir metode ini akan memberikan berapa alternatif. Saya yakin bahwa perlakukan keras dari orang tua akan membuat perkembangan mental dan kemampuannya menurun secara perlahan,” tegasnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Penelitian mengambil sampel 1510 anak yang terbagi menjadi dua grup rentang usia. Grup pertama berpopulasi 806 anak dengan rentang usia 2-4 tahun dan grup kedua berpopulasi 704 anak dengan rentang usia 5-9 tahun. Peneliti lalu memberikan tes IQ diawal dan 4 tahun kemudian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/18/10/2009/pukulan-fisik-picu-penurunan-iq-anak/"><strong><em>Read more..</em></strong></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=40&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/10/18/pukulan-fisik-picu-penurunan-iq-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pro Kontra Empeng</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/15/pro-kontra-empeng/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/15/pro-kontra-empeng/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 08:04:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Empeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Written by Zahra’ Aulia in section: Batita, Info Tidak semua profesional di bidang kesehatan satu suara terhadap pemakaian empeng. Kami coba beberkan beberapa fakta seputar empeng sehingga Anda bisa mempertimbangkan baik buruknya. Dot mini ini memang mujarab untuk menenangkan si kecil. Orang tua pun menjadi lebih santai dan tak perlu banyak buang waktu untuk menenangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=37&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="byline">Written by Zahra’ Aulia in section: <a title="View all posts in Batita" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/batita/">Batita</a>,  <a title="View all posts in Info" rel="category tag" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/category/info/">Info</a></div>
<div class="byline"><span class="edit"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Tidak semua profesional di bidang kesehatan satu suara terhadap pemakaian empeng. Kami coba beberkan beberapa fakta seputar empeng sehingga Anda bisa mempertimbangkan baik buruknya.</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Dot mini ini memang mujarab untuk menenangkan si kecil. Orang tua pun menjadi lebih santai dan tak perlu banyak buang waktu untuk menenangkan anak yang sedang rewel. Cukup dengan memasangkan empeng, si kecil pun langsung anteng. Sesuai dengan akar katanya, pacifier (empeng) memang difungsikan sebagai alat untuk menenangkan bayi. Benda ini sudah ada sejak sekitar 1900-an dengan desain yang dipatenkan di Amerika Serikat.</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">“Pada dasarnya, bayi memang punya naluri untuk mengisap sesuatu,” kata Prof. Dr. Retno Hayati Sugiarto drg. SpKGA, penasihat PARENTS Indonesia. Naluri mengisap pada bayi adalah demi mendapatkan suatu kenikmatan dan kenyamanan, suatu hal yang sudah pasti akan dia dapat saat menghisap puting susu ibunya. Bentuk empeng yang memang mirip puting susu sengaja dirancang untuk memenuhi kebutuhan alamiah tadi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Empeng tidak hanya berguna untuk menenangkan bayi. Pada batita, empeng bisa berfungsi sebagai penenang saat anak menghadapi suatu transisi yang membuat stres, misalnya mulai masuk preschool, atau akan punya adik.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Bagaimanapun, tetap ada dua suara dari kubu berbeda sehubungan dengan ada tidaknya manfaat empeng. Berikut adalah beberapa hal seputar pro dan kontra dalam pemakaian empeng.</span></p>
<p><span style="color:#003300;"><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/15/09/2009/pro-kontra-empeng/"><em>Selengkapnya &gt;&gt;</em></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=37&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/15/pro-kontra-empeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Bayi 5 Bulan</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/04/perkembangan-bayi-5-bulan/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/04/perkembangan-bayi-5-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 06:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[MPASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Ke-5 Pada tahap ini biasanya bayi akan bereksperimen untuk membuat berbagai suara dengan menggunakan lidah dan bibir mungilnya. Dia sedang mempelajari suara-suara apa saja yang bisa dibuatnya dan ini sebenarnya merupakan awal dari kemampuan berbahasa. Jangan bosan ya kalau si kecil selau mengulang-ngulang suara atau bunyi yang sama… Untuk sebagian besar bayi, pada masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=33&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-size:150%;text-align:justify;"><em><span style="color:#003300;">Bulan Ke-5</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Pada tahap ini biasanya bayi akan bereksperimen untuk membuat berbagai suara dengan menggunakan lidah dan bibir mungilnya. Dia sedang mempelajari suara-suara apa saja yang bisa dibuatnya dan ini sebenarnya merupakan awal dari kemampuan berbahasa. Jangan bosan ya kalau si kecil selau mengulang-ngulang suara atau bunyi yang sama…</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Untuk sebagian besar bayi, pada masa ini pula mereka pertama kali mengeluarkan suara ketika tertawa! Cobalah memberikan tanggapan setiap kali bayi Anda tertawa atau bersuara dengan mulutnya. Dengan begini dia akan bersemangat untuk terus berusaha berkomunikasi dengan Anda. Bahkan jangan kaget kalau ternyata si kecil bisa mengeluarkan suara atau bunyi yang berbeda untuk memberitahu Anda bahwa dia lapar, lelah, atau sekedar ingin bermain.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Berkaitan dengan perkembangan fisiknya, banyak bayi pada tahap ini yang sangat menyukai untuk ditegakkan dalam posisi duduk. Untuk pertama kalinya, kemungkinan besar dia akan duduk dengan condong ke depan dan bertopang pada tangannya. Punggungnya pun akan terlihat melengkung. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyandarkannya ke bantal, atau ke tubuh Anda. Jika Anda membiasakannya dalam posisi duduk, si kecil akan bertambah kuat dan stabil setiap harinya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Pada tahap ini, Anda juga bisa mengenalkan gelas bermoncong (<em>sippy cup</em>) kepada bayi Anda. Pilihkan gelas yang memiliki 2 pegangan, untuk memudahkannya minum. Pada awalnya, tentu saja akan lebih banyak air minum yang tumpah daripada yang masuk ke mulutnya, tapi tidak mengapa… ini kan sebuah proses. Dia juga mungkin akan senang membanting dan memukul-mukulkan gelasnya ke lantai atau meja, karena menyukai bunyi yang ditimbulkannya.</span></p>
<p style="font-size:150%;text-align:justify;"><em><span style="color:#003300;">Apakah Bayi Anda Sudah Siap Diberi MPASI?</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><em><strong>Anjuran untuk memberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah setelah bayi Anda melewati usia 6 bulan</strong>. Bahkan menurut DSA, sebenarnya gizi bayi akan tercukupi dengan ASI hingga ia berusia 9 bulan.</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><em><a href="http://balita.jawakids.com/wordpress/04/09/2009/perkembangan-bayi-5-bulan/">Selengkapnya &gt;&gt;</a><br />
</em></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=33&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/04/perkembangan-bayi-5-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Bayi 0-4 Bulan</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/02/perkembangan-bayi-0-4-bulan/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/02/perkembangan-bayi-0-4-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 05:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balitaanda.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Bayi Bulan ke-1 Jangan panik kalau bagian punggung atau pantat si kecil ada kulit yang biru seperti lebam, atau keabu-abuan. Bercak ini biasanya hilang setelah usianya melewati 1 tahun. Jangan panik juga jika bentuk kepala bayi Anda kurang simetris, karena ia baru saja melewati jalan yang sempit, yaitu pinggul sang ibu. Matanya mungkin akan tampak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=26&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_41" style="width:235px;"><img title="Zahra'" src="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/09/Zahra051-225x300.jpg" alt="Bayi" width="335" height="446" />Bayi</div>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Bulan ke-1</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Jangan panik kalau bagian punggung atau pantat si kecil ada kulit yang biru seperti lebam, atau keabu-abuan. Bercak ini biasanya hilang setelah usianya melewati 1 tahun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Jangan panik juga jika bentuk kepala bayi Anda kurang simetris, karena ia baru saja melewati jalan yang sempit, yaitu pinggul sang ibu. Matanya mungkin akan tampak sedikit membengkak, hidungnya masih sangat pesek dan kupingnya terlihat agak aneh. Dia akan terus “memperbaiki” penampilannya kok…</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Bahkan pada sebagian bayi, Anda bisa melihat bagian lunak di bagian atas kepalanya berdenyut. Ini masih termasuk normal.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Pada beberapa hari pertama, mata si kecil biasanya akan terus menutup. Setelah itu matanya akan mampu terus terbuka untuk waktu yang lebih lama. Ia akan bisa melihat wajah Anda pada jarak sekitar 20 cm.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Pada tahap ini bayi bisa menggerakkan dan memutar kepalanya untuk mencari susu ibunya, bisa meregangkan tangannya, serta mengenggam jari Anda dengan kepalan tangannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Bulan ke-2</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Pada tahap ini gerakan tubuhnya akan semakin membaik. Ia bisa menggapai benda-benda yang menarik perhatiannya, bisa memegang benda kecil dengan gengamannya walapaun hanya sebentar, bahkan ia sudah bisa menepuk-nepuk benda yang disenanginya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a title="Bayi" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/01/09/2009/perkembangan-bayi-0-4-bulan/"><strong><em>Selengkapnya &gt;&gt;</em></strong></a><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=26&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/09/02/perkembangan-bayi-0-4-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/09/Zahra051-225x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra'</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Bahasa Bayi</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/08/20/indahnya-bahasa-bayi/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/08/20/indahnya-bahasa-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 15:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batita]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraaulia.blogdetik.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Balita Menurut dr. G. Ayu Partiwi Surjadi, SpA, MARS, Direktur Klinik Perkembangan Anak RS Bunda Jakarta, komunikasi bayi memang telah dilakukan sejak 12 bulan pertama kehidupan, yang merupakan masa penting bagi perkembangan bicara. Karena itu, pada masa-masa ini, seorang ibu selayaknya memerhatikan dengan teliti apakah perkembangan bicara anaknya termasuk normal atau tidak, sehingga bila ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=23&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--close leftheading--> <!--do not delete this closing bracket is needed to close the open div class = thepostcontent--></p>
<div id="attachment_34" class="wp-caption alignleft" style="width:235px;"><img class="size-medium wp-image-34" src="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/08/Ch@_-PunK006-225x300.jpg" alt="Balita" width="225" height="300" /></p>
<p class="wp-caption-text">Balita</p>
</div>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">Menurut dr. G. Ayu Partiwi Surjadi, SpA, MARS, Direktur Klinik Perkembangan Anak RS Bunda Jakarta, komunikasi bayi memang telah dilakukan sejak 12 bulan pertama kehidupan, yang merupakan masa penting bagi perkembangan bicara. Karena itu, pada masa-masa ini, seorang ibu selayaknya memerhatikan dengan teliti apakah perkembangan bicara anaknya termasuk normal atau tidak, sehingga bila ada gangguan, dapat terdeteksi pada tahap dini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><strong>Bahasa-bahasa bayi</strong><br />
Bahasa digunakan dalam rangka pertukaran informasi, di mana di dalamnya terkandung simbol-simbol tertentu yang bisa dilihat. Bahasa bayi dan perkembangannya dapat dilihat seperti di bawah ini:</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">1. <strong>Bahasa reseptif (masa preverbal). </strong><br />
Bahasa ini dimulai dari tangisan pertama sampai bayi dapat melontarkan kata pertama. Bayi memproduksi bahasa prelinguistik yang biasanya sesuai dengan pengasuhnya. Bahasa yang semula dikeluarkan adalah <em>cooing</em> atau suara seperti “vokal”  tertentu (seperti “au” atau “u”). Tahap ini biasanya terdengar pada saat bayi  berusia 4-6 minggu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;">2. <strong>Bahasa ekspresif (masa verbal).</strong><br />
Bahasa ini menunjukkan kemampuan bayi untuk mengeluarkan kata-kata yang berarti, seperti kata “mama” atau “papa” dan biasanya terdengar saat bayi berusia 12-18 bulan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><a title="Bahasa Bayi" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/?p=33"><strong><em>Selengkapnya &gt;&gt;</em></strong></a><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=23&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/08/20/indahnya-bahasa-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://balita.jawakids.com/wordpress/wp-content/uploads/2009/08/Ch@_-PunK006-225x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Balita</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia di Balik Keajaiban ASI</title>
		<link>http://balitaanda.wordpress.com/2009/08/06/rahasia-di-balik-keajaiban-asi/</link>
		<comments>http://balitaanda.wordpress.com/2009/08/06/rahasia-di-balik-keajaiban-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 14:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zahra&#39;</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Air Susu Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ASI eksklusif]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zahraaulia.blogdetik.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Dito Anurogo Indikator utama derajat kesehatan masyarakat adalah angka kematian bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR). Dari hasil penelitian yang ada, angka kematian bayi ini tidak berdiri sendiri, melainkan terkait dengan faktor-faktor lain, terutama gizi. Status gizi ibu pada waktu melahirkan, dan gizi bayi itu sendiri sebagai faktor tidak langsung maupun langsung sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=21&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Oleh Dito Anurogo</em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="it-IT">I<span style="font-size:small;">ndikator utama derajat kesehatan masyarakat adalah angka kematian bayi (AKB) atau </span></span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT"><em>Infant Mortality Rate</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT"> (IMR). </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE">Dari hasil penelitian yang ada, angka kematian bayi ini tidak berdiri sendiri, melainkan terkait de<span style="color:#003300;">ngan faktor-faktor lain, terutama gizi. Status gizi ibu pada waktu melahirkan, dan gizi bayi itu sendiri sebagai faktor tidak langsung maupun langsung sebagai penyebab kematian bayi. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi bayi sangat perlu mendapat perhatian yang serius. Gizi untuk bayi yang paling sempurna dan paling murah adalah ASI atau Air Susu Ibu (Notoatmodjo S, 2007)</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE">Pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada bayi merupakan cara terbaik bagi peningkatan kualitas SDM sejak dini yang akan menjadi penerus bangsa. </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT">ASI merupakan makanan yang paling sempurna bagi bayi. Pemberian ASI berarti memberikan zat-zat gizi yang bernilai gizi tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan saraf dan otak, memberikan zat-zat kekebalan terhadap beberapa penyakit dan mewujudkan ikatan emosional antara ibu dan bayinya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT">Mengingat pentingnya pemberian ASI bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasannya, maka perlu perhatian agar dapat terlaksana dengan benar. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT">Faktor keberhasilan dalam menyusui adalah dengan menyusui secara dini dengan posisi yang benar, teratur, dan eksklusif. Oleh karena itu, salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana ibu yang bekerja dapat tetap memberikan ASI kepada bayinya secara eksklusif sampai 6 (enam) bulan dan dapat dilanjutkan sampai anak berumur 2(dua) tahun. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT">Sehubungan dengan hal tersebut telah ditetapkan dengan Kepmenkes RI No.450/MENKES/IV/2004 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif pada bayi Indonesia. Program Peningkatan Pemberian ASI (PP-ASI) khususnya ASI eksklusif mempunyai dampak yang luas terhadap status gizi ibu dan bayi.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="it-IT"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">Pemberian ASI di Indonesia belum dilaksanakan sepenuhnya. Upaya meningkatkan perilaku menyusui pada ibu yang memiliki bayi khususnya ASI eksklusif masih dirasa kurang. Permasalahan yang utama adalah faktor sosial budaya, kesadaran akan pentingnya ASI, pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung PP-ASI, gencarnya promosi susu formula dan ibu bekerja.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="it-IT">Dari data SDKI 1997 cakupan ASI eksklusif masih 52%, pemberian ASI satu jam pasca persalinan 8%, pemberian hari pertama 52,7%. </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE">Rendahnya pemberian ASI eksklusif menjadi pemicu rendahnya status gizi bayi dan balita.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE">Dari survei yang dilaksanakan pada tahun 2002 oleh Nutrition &amp; Health Surveillance System (NSS) kerjasama dengan Balitbangkes dan Helen Keller International di 4 perkotaan (Jakarta, Surabaya, Semarang, Makasar) dan 8 perdesaan (Sumbar, Lampung, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, Sulsel), menunjukan bahwa cakupan ASI eksklusif 4-5 bulan di perkotaan antara 4%-12%, sedangkan dipedesaan 4%-25%. Pencapaian ASI eksklusif 5-6 bulan di perkotaan berkisar antara 1%-13% sedangkan di pedesaan 2%-13%. </span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="id-ID"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="id-ID">Dari penelitian terhadap 900 ibu di sekitar Jabotabek (1995) diperoleh fakta bahwa yang dapat memberi ASI eksklusif selama 4 bulan hanya sekitar 5%, padahal 98% ibu tersebut menyusui. Didapatkan juga bahwa 37,9% dari ibu-ibu tersebut tak pernah mendapatkan informasi khusus tentang ASI, sedangkan 70,4% ibu tak pernah mendengar informasi tentang ASI eksklusif (Roesli U, 2005).</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="id-ID"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="id-ID">Pada ibu yang bekerja, singkatnya masa cuti hamil/melahirkan mengakibatkan sebelum masa pemberian ASI eksklusif berakhir sudah harus kembali bekerja. </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE">Hal ini mengganggu upaya pemberian ASI eksklusif. Dari berbagai penelitian menunjukan banyak alasan untuk menghentikan ASI dengan jumlah yang bervariasi : 13% (1982), 18,2% (Satoto 1979), 48% (Suganda 1979), 28% (Surabaya 1992), 47% (Columbia), 6% (New Delhi).</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span lang="sv-SE">Selain itu gencarnya promosi susu formula dan kebiasaan memberikan makanan/minuman secara dini pada sebagian masyarakat, menjadi pemicu kurang berhasilnya pemberian ASI eksklusif.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="sv-SE"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"> Artikel ilmiah populer berikut ini akan membahas tentang: </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">A. Definisi ASI Eksklusif</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">B. Pengelompokan (Stadium) ASI</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">C. Waktu Pemberian ASI Eksklusif</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">D. Komponen-komponen ASI</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">E. Manfaat ASI Eksklusif untuk Bayi</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">F. Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">G. Manfaat ASI Eksklusif untuk Negara</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">H. Urutan Tindakan Menyusui</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">I. Teknik Menyusui</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">J. Tips Agar ASI Lancar</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">K. Mengapa Susu Formula?</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">L. Fakta Seputar ASI, Prolaktin, dan Oksitosin</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">M. Mitos Seputar ASI</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">N. Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">O. Panduan Menyusui untuk Ibu Bekerja</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">P. Cara Memeras ASI dengan Tangan dan Penyimpanan ASI</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">Q. Tanda Bayi Siap Mendapatkan Makanan Padat</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:justify;" lang="id-ID"><span style="color:#003300;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><a title="ASI" href="http://balita.jawakids.com/wordpress/?p=28"><em><strong>Selengkapnya &gt;&gt;</strong></em></a><br />
</span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/balitaanda.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/balitaanda.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=balitaanda.wordpress.com&amp;blog=9089325&amp;post=21&amp;subd=balitaanda&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balitaanda.wordpress.com/2009/08/06/rahasia-di-balik-keajaiban-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1eec74aaf2b9e0769d3c93111d4abcd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zahra&#39;</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
